Velg Bisa Bengkok, Ini Penyebabnya

Velg mobil memang dirancang kuat, terutama velg racing yang terlihat sporty dan tahan banting. Tapi, meski terbuat dari material berkualitas, velg tetap bisa bengkok jika mengalami tekanan ekstrem. Banyak yang mengira velg hanya rusak karena kecelakaan besar, padahal tidak selalu seperti itu.

Faktor utama yang membuat velg bengkok adalah benturan keras, seperti menabrak lubang dalam kecepatan tinggi, terutama saat hujan atau jalan rusak. Jalan berlubang yang tidak terlihat karena genangan air sering jadi "jebakan" yang bisa merusak velg dalam sekali hentakan. Selain itu, kecelakaan kecil seperti menabrak trotoar saat parkir juga bisa menyebabkan lekukan pada velg, terutama jika dilakukan berulang kali.

Tekanan ban yang tidak tepat juga berperan. Ban yang terlalu kempes membuat velg lebih rentan terkena benturan langsung dengan permukaan jalan. Dalam kondisi seperti ini, bagian velg bisa menekuk atau retak, terutama pada mobil yang menggunakan velg lebar dengan ban tipis (low profile).

Velg bengkok tidak hanya merusak tampilan, tapi juga mengganggu kenyamanan berkendara. Anda mungkin merasakan getaran pada setir, ban aus tidak merata, atau konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Jika tidak segera ditangani, kerusakan bisa menjalar ke sistem suspensi dan steering.

Untuk mencegahnya, hindari jalan rusak, perhatikan kondisi ban, dan jangan menyepelekan benturan kecil. Jika sudah bengkok, segera periksa ke bengkel terpercaya — ada yang bisa diluruskan, ada pula yang harus diganti. Jaga velg, jaga kenyamanan berkendara Anda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait