Apakah Pusar Bodong pada Bayi Berbahaya?

Pusar bodong, atau yang dalam istilah medis dikenal sebagai hernia umbilikalis, sebenarnya cukup umum terjadi pada bayi. Banyak orangtua yang khawatir melihat tonjolan kecil di sekitar pusar si kecil, apalagi jika muncul saat bayi menangis atau mengejan. Namun, tenang—kondisi ini umumnya tidak berbahaya.

Hernia umbilikalis terjadi karena otot dinding perut bayi belum sepenuhnya menutup sempurna setelah lahir. Akibatnya, ada sedikit bagian dari usus yang mendorong keluar melalui area yang lemah di sekitar pusar. Tapi jangan khawatir, sebagian besar kasus ini akan sembuh dengan sendirinya seiring pertumbuhan si kecil, terutama saat usia mencapai 2 hingga 3 tahun.

Beberapa mitos lama menyarankan penggunaan koin atau plester di sekitar pusar untuk "memperbaiki" posisi pusar bodong. Padahal, cara ini tidak dianjurkan oleh dokter** dan bahkan bisa menyebabkan iritasi kulit atau infeksi. Tidak ada tindakan khusus yang perlu dilakukan selain memastikan bayi tetap sehat, berkembang dengan baik, dan rutin kontrol ke dokter anak.

Perlu diwaspadai jika tonjolan semakin besar, keras, atau disertai rasa sakit, muntah, atau perubahan warna pada kulit sekitar pusar. Itu bisa jadi tanda komplikasi yang perlu penanganan medis segera. Namun, dalam kebanyakan kasus, pusar bodong hanyalah bagian normal dari proses tumbuh kembang bayi yang akan menghilang seiring waktu.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait