Berapa Gaji Guru Ngaji di Indonesia?

Menjadi guru ngaji atau pengajar Al-Qur’an merupakan profesi yang sangat dimuliakan dalam Islam. Namun, dari sisi finansial, penghasilan guru ngaji bisa sangat bervariasi tergantung pada sistem pembayaran, lokasi, dan jenis peserta didik.

Beberapa guru ngaji mengenakan tarif per jam, misalnya sekitar Rp100 ribu per jam untuk mengajar anak-anak, dan bisa naik hingga Rp150 ribu per jam bila mengajar orang dewasa. Tarif ini umum ditemukan di kota-kota besar atau lembaga pendidikan Al-Qur’an yang lebih terstruktur.

Di sisi lain, banyak juga lembaga atau majelis taklim yang menerapkan sistem tarif bulanan. Sebagai contoh, ada lembaga yang menawarkan paket Rp600 ribu per bulan dengan 4 kali pertemuan, atau Rp1 juta per bulan untuk 8 kali tatap muka. Untuk yang intensif, bisa mencapai Rp2,5 juta per bulan dengan 20 kali pertemuan.

Namun, penting dicatat bahwa banyak guru ngaji yang mengajar secara ikhlas tanpa mengutamakan bayaran. Di masjid-masjid atau majelis kecil, mereka kerap hanya mengandalkan sedekah dari murid atau jamaah. Bagi mereka, pahala dari Allah menjadi imbalan utama.

Di samping itu, di daerah pedesaan atau pelosok, honor guru ngaji biasanya lebih sederhana, bahkan hanya cukup untuk ongkos transportasi. Namun semangat mereka tetap tinggi karena melihat pengajaran agama sebagai bentuk ibadah.

Meski nominalnya beragam, profesi guru ngaji tetap menjadi pilar penting dalam masyarakat muslim. Mereka tidak hanya mengajar baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter dan keimanan generasi muda.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait