Lionel Messi dan Musim Awal yang Menantang di PSG

Setelah pindah ke Paris Saint-Germain pada musim panas 2021, Lionel Messi langsung menjadi sorotan. Namun, awal perjalanannya di klub ibu kota Prancis itu tidak serta-merta mulus seperti di Barcelona. Banyak yang menunggu aksi-aksi spektakulernya, tetapi ada masa adaptasi yang harus dilalui oleh sang megabintang.

Selama musim pertamanya, Messi memang tidak langsung menunjukkan performa seperti di masa jayanya. Faktor usia, perubahan sistem permainan, dan proses adaptasi dengan rekan satu tim seperti Neymar dan Kylian Mbappé turut memengaruhi ritmenya. Meski begitu, kontribusinya tetap terasa. Ia mencatatkan 11 gol dan 15 assist dari 34 penampilan di semua kompetisi selama musim 2021/2022.

Angka tersebut menunjukkan bahwa meskipun tidak selalu mencetak gol, Messi tetap jadi poros dalam serangan PSG. Kemampuannya mengatur tempo, membongkar pertahanan lawan, dan visi bermainnya membuat tim tetap dominan di Liga 1. Banyak penggemar awalnya berharap lebih, namun seiring waktu, peran Messi mulai dipahami sebagai figur yang lebih dari sekadar pencetak gol—ia adalah arsitek di lapangan.

Meski awalnya diragukan, konsistensi Messi perlahan kembali menemukan bentuk. Musim pertamanya di PSG mungkin bukan yang terbaik dalam kariernya, tapi tetap jadi bagian penting dari sebuah evolusi. Bagaimanapun, langkah Messi selalu layak diperhatikan—bahkan ketika ia sedang menyesuaikan diri di dunia yang baru.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait