Atlet atau Atlit? Ini Penulisan yang Benar
Ketika menulis, terkadang kita ragu: apakah harus menulis atlet atau atlit? Jawabannya sederhana—bentuk yang benar menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah atlet.
Kata “atlit” sebenarnya merupakan bentuk tidak baku. Meski sering terdengar dan digunakan dalam percakapan sehari-hari atau bahkan di media, penulisan yang tepat menurut pedoman bahasa Indonesia baku adalah “atlet”. Kata ini berasal dari bahasa Belanda *atleet* dan diserap ke dalam bahasa Indonesia dengan penyesuaian ejaan.
Menurut KBBI, atlet berarti seseorang yang terlatih dan terbiasa mengikuti pertandingan olahraga. Penulisan yang baku sangat penting, terutama dalam tulisan formal seperti laporan, artikel, atau ujian, agar terlihat profesional dan sesuai kaidah bahasa.
Meski banyak orang masih menggunakan “atlit”, ini bisa jadi karena pengaruh ejaan lama atau kebiasaan lisan. Namun, jika ingin sesuai dengan kaidah yang berlaku sekarang, pastikan kamu menggunakan “atlet”.
Perlu diingat, bahasa Indonesia terus berkembang, dan aturan penulisannya pun bisa diperbarui. Oleh karena itu, merujuk pada sumber resmi seperti KBBI adalah cara terbaik untuk memastikan kamu menggunakan kata yang tepat.
Jadi, mulai sekarang, jangan ragu lagi. Tulislah atlet, bukan “atlit”. Kecil memang bedanya, tapi ini menunjukkan perhatian terhadap ketepatan bahasa—dan itu penting.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.