Apa Itu Tokoh dalam Cerita?

Setiap cerita, baik itu cerita pendek, novel, maupun naskah drama, pasti memiliki tokoh. Tokoh adalah karakter rekaan pengarang yang menjadi pelaku dalam alur cerita. Mereka bisa berwujud manusia, hewan, bahkan benda mati yang diberi sifat seperti manusia. Misalnya, seekor kucing yang berbicara atau pohon yang bisa merasa sedih.

Yang dimaksud dengan tokoh bukan sekadar nama atau wujudnya, tetapi juga peran dan sifat yang dimilikinya. Ia mengalami berbagai peristiwa, menghadapi masalah, tumbuh, atau berubah sepanjang cerita. Ada tokoh utama, seperti Si Miskin yang akhirnya jadi kaya, dan ada juga tokoh tambahan yang mendukung jalannya cerita.

Penokohan sendiri adalah cara pengarang menggambarkan watak dan kepribadian tokoh. Melalui dialog, tindakan, penampilan, atau reaksi tokoh terhadap situasi, pembaca bisa menangkap apakah tokoh itu baik, jahat, penakut, pemberani, atau pendendam. Penokohan yang kuat membuat pembaca merasa terhubung, bahkan ikut merasakan apa yang dirasakan tokoh.

Bayangkan film atau novel favoritmu. Apa yang membuatmu ingat karakter itu bertahun-tahun kemudian? Bukan karena alurnya, tapi karena tokohnya begitu hidupβ€”penuh emosi, kelemahan, dan kekuatan. Itulah kekuatan penokohan yang baik.

Jadi, tanpa tokoh yang meyakinkan, cerita bisa terasa datar. Maka dari itu, tokoh bukan sekadar pelaku, tapi nyawa dari sebuah kisah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait