Batu Zamrud atau Peridot? Ini Bedanya

Sering kali orang bingung saat mendengar batu berwarna hijau disebut "berlian hijau". Padahal, dalam dunia perhiasan, tidak ada yang benar-benar disebut berlian hijau dalam arti batu berlian (diamond) berwarna hijau yang umum. Namun, yang paling sering dimaksud adalah batu permata berwarna hijau, seperti zamrud atau peridot.

Peridot, seperti yang disebutkan dalam sumber dari Merdeka.com, adalah salah satu batu permata alami dengan warna hijau terang yang khas. Batu ini terbentuk jauh di dalam mantel bumi dan kadang bahkan ditemukan dalam meteorit. Warna hijaunya yang segar membuat peridot populer sebagai alternatif perhiasan yang unik dan elegan.

Meski sering dikira sama, peridot dan zamrud sebenarnya berbeda. Zamrud memiliki warna hijau lebih dalam karena kandungan kromium atau vanadium, sementara peridot justru punya nuansa kuning kehijauan dan biasanya lebih terang. Zamrud juga cenderung lebih mahal karena tingkat kekerasan dan kemurniannya yang sulit ditemukan.

Peridot sendiri dianggap membawa energi positif, sering dikaitkan dengan keseimbangan dan perlindungan. Banyak yang memakai peridot sebagai liontin atau cincin bukan hanya karena keindahannya, tapi juga makna simbolisnya.

Jadi, saat seseorang menyebut "berlian hijau", kemungkinan besar yang dimaksud adalah peridot atau mungkin zamrud. Tapi kini kamu tahuโ€”bukan berlian sungguhan, melainkan batu permata alami yang tak kalah memesona. Peridot, dengan kilauan hijaunya, layak jadi pilihan bagi yang mencari sesuatu yang unik dan bermakna.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait