Bolehkah Mendesah Saat Berhubungan Menurut Islam?

Saat berbicara tentang keintiman dalam pernikahan, banyak pasangan muslim yang ingin tahu batasan dan kebolehan menurut ajaran Islam. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: bolehkah mendesah saat berhubungan?

Jawabannya, menurut penjelasan Syekh Abdul Malik bin Habib yang mengutip pendapat Imam Malik dalam kitab Al-Adab al-Nisa’ (diambil dari Al-Ghayah wa al-Nihayah), mendesah saat berjima’ diperbolehkan. Bahkan, suara-suara yang keluar secara alami saat bercinta tidak dianggap haram selama tidak disengaja untuk menarik perhatian atau bersifat terlarang.

Imam Malik sendiri dikenal sebagai salah satu imam mazhab yang menjunjung tinggi norma dan adab, namun tetap memberi ruang bagi ekspresi alami dalam hubungan suami istri. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak menafikan aspek fisik dan emosional dalam pernikahan, asalkan dilakukan di dalam bingkai yang halal dan penuh kehormatan.

Islam melihat hubungan suami istri sebagai bagian dari ibadah yang penuh keberkahan. Rasulullah ﷺ pun tidak menutupi pentingnya kepuasan dalam rumah tangga, bahkan menganjurkan suami istri untuk saling menikmati satu sama lain dengan penuh kasih.

Jadi, mendesah saat berhubungan bukan hanya wajar, tetapi juga termasuk bagian dari kemanusiaan yang diterima dalam Islam, selama tidak berlebihan atau melanggar batas. Yang penting adalah menjaga kehormatan, kerahasiaan, dan niat yang baik dalam setiap tindakan.

Intinya: keintiman yang sehat dan halal adalah bagian dari sunnah. Islam tidak mengajarkan penolakan terhadap kenikmatan dunia, tapi mengaturnya dengan bijak.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait