Bolehkah Suami Istri Sekamar Saat Umroh?

Bagi banyak pasangan muslim, umroh bukan hanya ibadah, tapi juga momen spiritual yang dibarengi bersama pasangan. Namun, muncul pertanyaan yang sering mengganjal: bolehkah suami istri sekamar saat menjalankan ibadah umroh?

Jawabannya tidak semudah yang dibayangkan. Meski secara syariat Islam suami istri diperbolehkan berada dalam satu kamar, aturan resmi di Arab Saudi mewajibkan pemisahan kamar antara laki-laki dan perempuan, bahkan untuk pasangan suami istri sekalipun. Hal ini ditegaskan oleh Ramlan Sudarto, Kepala Sektor 1 Madinah, pada 4 Juni 2022 lalu.

Regulasi ini diterapkan terutama untuk jamaah yang menginap di akomodasi resmi atau hotel-hotel dekat masjid. Tujuannya adalah untuk menjaga ketertiban dan kedisiplinan selama masa ibadah. Jadi, meskipun secara hukum agama tidak masalah, aturan administratif pemerintah Arab Saudi harus tetap diikuti.

Banyak jamaah yang terkejut saat tiba di Madinah atau Mekah dan mendapati bahwa mereka tidak bisa menginap bersama pasangannya. Namun, ini bukan berarti ibadah jadi terganggu. Banyak pasangan tetap bisa menjalani umroh bersama, hanya saja harus siap dengan pembatasan ini.

Sebagai persiapan, calon jamaah disarankan untuk memastikan informasi akomodasi dari biro perjalanan yang mereka gunakan. Beberapa agen perjalanan mungkin menawarkan fasilitas khusus atau kamar bersebelahan, meski tetap terpisah.

Yang terpenting, umroh adalah tentang niat dan ketulusan beribadah. Meski harus berpisah kamar sementara, makna spiritual perjalanan tetap bisa dirasakan dengan sepenuh hati.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait