Siapa yang Sekarang Memiliki Chelsea, MU, dan Arsenal?

Chelsea kini berada di tangan konsorsium yang dipimpin oleh Todd Boehly, mantan pemilik tim bisbol Los Angeles Dodgers. Pembelian resmi klub London Barat ini terjadi pada 30 Mei 2022, setelah proses panjang akibat sanksi terhadap pemilik lama, Roman Abramovich, karena hubungannya dengan rezim Rusia. Boehly tidak sendiriโ€”ia bermitra dengan Clearlake Capital, Mark Walter, dan pelatih tenis Serena Williams, menjadikan kepemilikan Chelsea lebih modern dan beragam.

Sementara itu, Manchester United sudah lama dikuasai keluarga Glazer sejak 2005. Meskipun kontroversial karena banyaknya utang yang dibebankan ke klub, keluarga Amerika ini tetap bertahan meski tekanan dari suporter terus mengalir. Belakangan, mereka sempat membuka peluang untuk menjual sebagian saham, tapi belum ada perubahan besar dalam struktur kepemilikan.

Di sisi lain, Arsenal berada di bawah kendali Stan Kroenke sejak beberapa tahun lalu. Pengusaha kaya asal Amerika Serikat ini juga memiliki klub NFL, LA Rams, dan beberapa tim olahraga lainnya. Kepemilikannya di Arsenal semakin kuat setelah ia membeli saham Alisher Usmanov pada 2018, sehingga menguasai lebih dari 90% saham klub.

Kini, ketiga klub besar London ini semuanya berada di tangan pengusaha asal Amerika Serikat. Perubahan ini mencerminkan tren baru dalam sepak bola Eropa, di mana klub-klub besar mulai dikelola seperti perusahaan global. Meski memberi suntikan dana besar, hal ini juga memicu perdebatan soal nilai-nilai tradisi dan keterlibatan suporter dalam klub kesayangan mereka.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait