Batas Tinggi Tekanan Darah yang Perlu Diwaspadai

Memahami angka tekanan darah sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Banyak orang bertanya, "Darah tinggi tertinggi berapa?" Jawabannya tidak hanya satu angka, melainkan dibagi dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat keparahannya.

Menurut standar medis, tekanan darah normal berada di bawah 120/80 mmHg. Namun, saat angkanya mulai naik, ada tahapan yang perlu diwaspadai. Prehipertensi terjadi saat tekanan sistolik (angka atas) berada di antara 120–139 mmHg dan diastolik (angka bawah) 80–89 mmHg. Meski belum termasuk hipertensi berat, kondisi ini menjadi peringatan untuk mulai mengubah gaya hidup.

Selanjutnya, hipertensi stadium 1 ditandai dengan angka 140–159 mmHg untuk sistolik atau 90–99 mmHg pada diastolik. Pada tahap ini, dokter biasanya mulai menyarankan perubahan pola makan, olahraga, dan kadang obat, tergantung kondisi pasien.

Sementara itu, hipertensi stadium 2 terjadi bila tekanan darah mencapai 160/100 mmHg atau lebih. Kondisi ini umumnya memerlukan pengobatan segera karena risiko stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal meningkat tajam.

Yang paling darurat adalah krisis hipertensi, yaitu saat angka sistolik mencapai 180 mmHg ke atas atau diastolik 110 mmHg ke atas. Kondisi ini sangat berbahaya dan harus segera ditangani di rumah sakit, terutama bila disertai gejala seperti sakit kepala hebat, sesak napas, atau nyeri dada.

Oleh karena itu, penting untuk rutin memeriksa tekanan darah, terutama jika punya riwayat keluarga dengan hipertensi. Pencegahan sejak dini bisa menyelamatkan nyawa.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait