Kemana Arah Putaran Jarum Jam?
Ketika kita melihat jam dinding atau jam tangan, jarum yang bergerak selalu berputar ke kanan. Tapi pernahkah kamu bertanya, mengapa arahnya seperti itu? Ternyata, ini bukan kebetulan, melainkan berasal dari sejarah panjang jam matahari.
Pada zaman dulu, manusia menggunakan jam matahari untuk menandai waktu. Di belahan bumi utara, bayangan tiang jam matahari bergerak dari kiri ke kanan sepanjang hari, mengikuti perjalanan matahari dari timur ke barat. Gerakan inilah yang kemudian dijadikan acuan saat jam mekanik pertama kali dibuat pada abad pertengahan.
Perputaran bayangan tersebut menjadi patokan arah βsearah jarum jamβ β yaitu ke kanan. Istilah ini kini digunakan secara luas, bahkan di luar dunia perjamuan. Misalnya, saat memberi tahu seseorang untuk memutar sesuatu ke kanan, kita sering bilang, βputar searah jarum jam.βMenariknya, jika jam pertama kali dikembangkan di belahan bumi selatan, mungkin arah putarannya justru berlawanan. Sebab, di Australia atau wilayah selatan lainnya, bayangan jam matahari justru bergerak dari kanan ke kiri. Tapi karena teknologi jam bermula di Eropa β bagian utara β maka arah kanan yang menang.
Jadi, meskipun kini kita punya jam digital dan smartwatch, arah putaran jarum jam tetap menjadi bagian dari warisan budaya dan teknologi yang berusia ratusan tahun. Semua berawal dari bayangan matahari yang sederhana.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.