Kapan Berakhirnya Wukuf di Padang Arafah?

Wukuf, atau berdiri di Padang Arafah, adalah puncak dari ibadah haji yang wajib dilaksanakan oleh setiap jamaah yang sehat dan mampu. Wukuf dimulai sejak tergelincirnya matahari pada 9 Dzulhijjah, yaitu hari Arafah, dan berlangsung hingga terbenamnya malam berikutnya—tepatnya hingga terbenam matahari pada tanggal 10 Dzulhijjah.

Dengan kata lain, waktu wukuf berakhir saat matahari tenggelam di hari kesepuluh bulan Dzulhijjah. Namun, secara praktis, jamaah biasanya sudah mulai berkumpul di Arafah sejak pagi hari pada 9 Dzulhijjah dan tetap berada di sana hingga magrib. Waktu ini sangat penting karena wukuf yang tidak dilakukan dalam waktu yang ditentukan bisa berdampak pada sah atau tidaknya ibadah haji seseorang.

Setelah wukuf selesai, jamaah kemudian bergerak menuju Muzdalifah untuk bermalam sebentar, lalu melanjutkan ke Mina pada pagi harinya untuk melempar jumrah pertama. Seluruh rangkaian ini adalah bagian dari syiar Islam yang penuh makna, mengingatkan umat akan kesatuan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah SWT.

Bagi jutaan muslim dari seluruh dunia, momen wukuf menjadi saat yang paling dinantikan—saat di mana doa-doa dipanjatkan dengan khusyuk, hati bersih, dan harapan ampunan dari Sang Pencipta. Tidak heran jika banyak yang menyebut hari Arafah sebagai "Hari Pengampunan" karena keutamaannya yang luar biasa.

Jadi, meski secara teknis wukuf berakhir saat matahari terbenam pada 10 Dzulhijjah, esensinya jauh lebih dalam: sebuah pengalaman spiritual yang membekas seumur hidup.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait