Kapan Miom Harus Diangkat? Mengenali Gejala dan Kondisi yang Memerlukan Operasi

Miom rahim adalah pertumbuhan non-kanker pada otot rahim yang sering dialami oleh wanita usia produktif. Meski sebagian besar kasus bersifat jinak dan tidak bergejala, ada beberapa kondisi medis tertentu yang membuat tindakan operasi pengangkatan miom menjadi langkah krusial yang harus segera diambil.

Faktor utama yang menjadi pertimbangan adalah ukuran miom. Jika diameter miom telah mencapai atau melebihi 3 cm, dokter umumnya akan menyarankan tindakan pengangkatan. Terlebih lagi jika keberadaan miom tersebut mulai menimbulkan nyeri panggul yang hebat atau mengganggu aktivitas sehari-hari akibat perdarahan menstruasi yang berlebihan.

Selain ukuran dan rasa nyeri, dokter juga mewaspadai adanya kemungkinan keganasan pada massa pelvis yang membesar dengan cepat. Miom yang terus tumbuh membesar juga memiliki potensi menekan fungsi organ lain di sekitarnya, seperti kandung kemih atau saluran pencernaan, yang memicu sering buang air kecil atau sembelit kronis.

Terakhir, miom yang berkembang di lokasi tertentu di dalam rahim memiliki potensi mengganggu kesuburan. Keberadaannya bisa menyumbat saluran tuba atau menghalangi proses penempelan sel telur yang telah dibuahi, sehingga memicu infertilitas atau bahkan risiko keguguran yang berulang. Jika Anda mengalami gejala-gejala di atas, segera konsultasikan dengan dokter spesialis kandungan untuk penanganan yang tepat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait