Kapan Teknik Pivot Digunakan dalam Permainan Bola Basket?

Saat menonton pertandingan bola basket, mungkin Anda pernah melihat pemain berputar dengan satu kaki tetap menapak di lantai sambil memegang bola. Gerakan itu dikenal sebagai pivot, dan ternyata punya peran penting dalam strategi permainan.

Teknik pivot biasanya diterapkan setelah pemain menerima umpan dari rekan satu tim. Alih-alih langsung bergerak atau melempar, sang pemain menggunakan satu kaki sebagai poros untuk mengubah arah tubuh. Dengan begitu, ia bisa mengamankan posisi, mengamati lapangan, dan memilih langkah terbaik tanpa melakukan pelanggaran langkah (traveling).

Selain untuk mengatur posisi, pivot juga sering jadi bagian dari gerakan awal sebelum melakukan shooting atau operan. Dengan memutar badan, pemain bisa menciptakan ruang dari penjaga lawan, membuka sudut tembakan yang lebih baik. Tidak jarang pula pivot digunakan sebagai trik untuk menipu lawan. Dengan gerakan tubuh yang cepat dan terkontrol, pemain bisa membuat bek terkecoh, lalu langsung melesat ke ring.

Pivot bukan sekadar gerakan, tapi bagian dari kecerdikan taktis di lapangan. Pemain seperti Tim Duncan atau Dirk Nowitzki dikenal sangat mahir menggunakan pivot sebagai senjata andalan. Mereka bisa berputar dengan tenang meski dijaga ketat, lalu langsung melepaskan tembakan akurat.

Jadi, meski terlihat sederhana, teknik pivot punya banyak fungsi: mengamankan bola, membuka peluang tembakan, dan mengelabui lawan. Bagi pemain yang ingin meningkatkan permainan, menguasai pivot adalah langkah wajib.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait