Kapan Tendangan Penalti Diberikan dalam Sepak Bola?

Tendangan penalti adalah salah satu momen paling menegangkan dalam pertandingan sepak bola. Situasi ini terjadi ketika terjadi pelanggaran oleh salah satu pemain di dalam area penalti tim yang bertahan. Tidak semua pelanggaran berujung pada penalti—hanya pelanggaran yang layak mendapat hukuman tendangan bebas langsung, seperti menarik, mendorong, atau mengganjal lawan, yang dilakukan di dalam kotak 16 meter.

Misalnya, jika seorang bek menyentuh bola dengan tangan secara sengaja atau melakukan foul terhadap pemain lawan saat mereka sedang dalam posisi mencetak gol, wasit akan meniup peluit dan menunjuk titik penalti. Pemain dari tim yang dilanggar kemudian mendapat kesempatan menendang bola dari titik putih yang berada 11 meter dari garis gawang, hanya berhadapan dengan kiper.

Penalti bisa terjadi kapan saja selama pertandingan—baik di babak pertama, babak kedua, atau bahkan saat extra time. Jumlahnya pun tidak terbatas; bisa terjadi satu kali, dua kali, atau lebih dalam satu laga, tergantung seberapa sering terjadi pelanggaran di area terlarang.

Meski terlihat sederhana, eksekusi penalti penuh tekanan. Bukan hanya soal teknik, tetapi juga mental. Banyak pertandingan berakhir berbeda hanya karena satu tendangan dari titik putih. Dari final Piala Dunia hingga pertandingan liga lokal, penalti selalu jadi bagian emosional dalam sepak bola.

Jadi, intinya: tendangan penalti terjadi saat pelanggaran berat dilakukan di dalam kotak penalti. Itu adalah hukuman yang adil, sekaligus momen yang bisa mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait