Siapa yang Disembah Umat Katolik?

Sering muncul anggapan bahwa umat Katolik menyembah banyak hal atau figur selain Allah. Padahal, dalam ajaran Katolik, hanya Allah satu-satunya yang disembah. Ini adalah dasar iman yang jelas dan tegas, sesuai dengan perintah Allah sendiri dalam Kitab Suci.

Dalam Keluaran 20:4-5, Tuhan berfirman: “Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun... jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya.” Perintah ini menjadi dasar bahwa penyembahan hanya layak diberikan kepada Allah, tidak kepada makhluk mana pun, termasuk patung, orang suci, atau simbol apapun.

Banyak orang keliru mengira bahwa ketika umat Katolik berdoa di depan patung atau gambar orang kudus, mereka menyembah benda itu. Padahal, patung atau gambar hanyalah alat bantu—sebagai pengingat akan iman, teladan, atau peristiwa penting. Sama seperti kita menyimpan foto keluarga bukan untuk disembah, tetapi untuk mengenang.

Umat Katolik memang menghormati para orang kudus dan Bunda Maria, tetapi itu berbeda dengan menyembah. Menghormati seseorang tidak sama dengan menyembahnya. Doa kepada orang kudus pun bukan penyembahan, melainkan permohonan agar mereka mendoakan kita di hadapan Allah.

Jadi, intinya tetap satu: hanya Allah yang disembah. Itulah prinsip iman Katolik yang telah ditegaskan sejak zaman Kitab Suci sampai sekarang. Kepercayaan ini tidak pernah berubah, meskipun bentuk ibadah dan devosi terus berkembang sesuai konteks zaman.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait