Kenapa De Bruyne Tidak Main? Ini Penjelasannya

Kevin De Bruyne absen dari lapangan bukan tanpa alasan. Gelandang andalan Manchester City ini pernah mengalami cedera serius di bagian lutut pada musim pertamanya bersama klub. Cedera tersebut terjadi cukup dini dan memaksa sang pemain harus menepi dalam waktu yang cukup lama.

Masa pemulihannya berlangsung sekitar 63 hari, sebuah periode yang cukup berat bagi pemain berkualitas seperti dia. Selama masa itu, De Bruyne melewatkan total 12 pertandingan di semua kompetisi, termasuk laga-laga penting di Premier League dan Liga Champions. Ketidakhadirannya saat itu cukup terasa bagi permainan City, mengingat peran sentralnya dalam mengatur serangan dan menciptakan peluang.

Cedera lutut memang selalu menjadi momok bagi pesepakbola, terutama bagi pemain yang mengandalkan kecepatan, umpan presisi, dan kelincahan seperti De Bruyne. Namun, meski sempat terhambat di awal karier di Manchester, ia berhasil bangkit dan membuktikan diri sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia.

Sekarang, walaupun tetap harus menjaga kebugaran, absennya De Bruyne biasanya lebih karena tindakan pencegahan atau rotasi pelatih, bukan karena cedera berkelanjutan. Namun ketika dia benar-benar tidak main karena cedera, seperti yang pernah terjadi sebelumnya, tentu jadi kehilangan besar bagi tim.

Jadi, jika kamu bertanya kenapa De Bruyne tidak main, kemungkinan besar itu terkait kondisi fisik atau strategi tim. Tapi satu hal yang pasti—setiap kali dia ada di lapangan, permainan City selalu terasa lebih hidup.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait