Kenapa Harga Haaland Dibilang Murah?

Di dunia sepak bola, kata "murah" tentu relatif. Tapi ketika bicara soal Erling Haaland, angka 52 juta pounds untuk mendatangkannya ke Manchester City pada 2022 lalu justru dianggap sangat masuk akal, bahkan murah—jika melihat performanya.

85 gol dari 88 pertandingan di semua kompetisi dalam dua setengah tahun bukan angka main-main. Catatan tersebut bukan cuma menunjukkan ketajaman, tapi juga konsistensi Haaland di depan gawang. Penyerang asal Norwegia ini seolah lahir untuk mencetak gol—cepat, kuat, dan punya naluri mematikan di kotak penalti.

Yang membuat transfernya semakin menguntungkan bagi City adalah usianya saat itu—baru 21 tahun. Dengan usia muda, City tak hanya mendapat pemain papan atas, tapi juga aset jangka panjang. Di era di mana klub-klub besar rela merogoh miliaran rupiah untuk pemain yang belum tentu bersinar, Haaland justru datang dengan harga terjangkau dan langsung memberi dampak besar.

Bukan hanya soal harga, tapi juga nilai. Dalam sepak bola modern, nilai lebih penting daripada harga mutlak. Haaland membayar lunas kepercayaan City dengan gol-golnya di musim pertama, termasuk peran kunci dalam membawa klub meraih treble pada 2023. Ia bukan cuma produktif, tapi juga meningkatkan daya saing tim secara keseluruhan.

Jadi, menyebut Haaland "murah" bukan berarti meremehkan—justru sebaliknya. Itu bentuk pengakuan bahwa Manchester City mendapatkan salah satu penyerang paling mematikan di dunia dengan harga yang sangat wajar, bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu transfer terbaik abad ini.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait