Mengapa Gips Harus Dijauhkan dari Air?

Saat mengalami patah tulang, gips menjadi bagian penting dalam proses penyembuhan. Namun, perawatan gips juga harus diperhatikan, terutama menjaganya agar tidak terkena air. Gips yang basah bisa kehilangan kekuatannya, terutama jenis gips plester yang terbuat dari bahan tradisional. Saat menyerap air, struktur gips menjadi lebih lunak dan rapuh, sehingga tidak lagi mampu menopang tulang dengan baik. Hal ini bisa menghambat proses penyembuhan atau bahkan menyebabkan cedera semakin parah.

Selain itu, kondisi lembap di dalam gips bisa menjadi sarang jamur dan bakteri. Kulit di bawah gips bisa gatal, iritasi, bahkan memerah atau melepuh jika terus-menerus basah. Belum lagi bau tak sedap yang mungkin muncul akibat keringat yang tidak bisa menguap dengan baik. Untuk itu, sangat disarankan untuk menghindari berendam di bathtub, berenang, atau mencuci tangan terlalu lama saat menggunakan gips.

Untungnya, sekarang tersedia gips berbahan sintetis yang lebih tahan air, meski tetap perlu kehati-hatian. Jika dokter tidak melarang, beberapa gips modern memang bisa dibasahi dalam kondisi tertentu. Namun, untuk gips konvensional, melindunginya dari air tetap wajib dilakukan. Bisa menggunakan kantong plastik kedap air saat mandi, meski tetap waspada terhadap uap air yang bisa menembus celah-celah.

Intinya, merawat gips sama pentingnya dengan mengonsumsi obat. Jaga tetap kering, dan ikuti petunjuk dokter agar tulang cepat pulih tanpa masalah tambahan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait