Kenapa Italia Gagal ke Piala Dunia 2022?
Italia, sang juara Kejuaraan Eropa 2020, harus menerima kenyataan pahit: tidak lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Bagi negara dengan tradisi sepak bola kuat dan pernah empat kali juara dunia, ini tentu sebuah pukulan besar.
Padahal hanya setahun setelah meraih gelar juara Eropa, Gli Azzurri justru tampil melempem di kualifikasi Piala Dunia. Mereka bahkan kalah dari tim-tim yang secara peringkat lebih rendah, seperti Swiss dan North Macedonia — tim terakhir yang menghentikan langkah mereka di babak playoff.
Menurut bek tengah Francesco Acerbi, salah satu alasan kegagalan ini adalah sikap tim yang kehilangan kerendahan hati. Setelah sukses di Euro 2020, tim disebut kurang menghormati kekuatan lawan. “Kami merasa terlalu percaya diri, seolah gelar juara Eropa membuat kami kebal,” ujarnya.
Memang, setelah kemenangan besar di musim panas 2021, performa Italia terus menurun. Skuat yang dipimpin Roberto Mancini mulai kehilangan konsistensi. Permainan yang dulu penuh intensitas dan disiplin, kini terlihat lambat dan kurang fokus.
Faktor lain adalah pergantian generasi yang belum sepenuhnya matang. Beberapa pemain kunci mulai menua, sementara wajah-wajah baru belum mampu mengisi kekosongan secara maksimal.
Kegagalan ini menjadi pelajaran berharga: prestasi masa lalu tidak menjamin kesuksesan di masa depan. Untuk bisa kembali bersaing di level tertinggi, Italia perlu merenung, merangkul kerendahan hati, dan membangun kembali fondasi permainan mereka dari bawah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.