Kenapa Mobile Legends Dihapus? Ini Penjelasannya

Isu Mobile Legends (ML) dihapus sempat ramai diperbincangkan pada pertengahan 2022, terutama menjelang 5 Juni. Banyak pemain yang khawatir karena kabar ini menyebar cepat di media sosial dan forum komunitas. Alasannya? Salah satu yang paling sering disebut adalah dugaan plagiasi terhadap game League of Legends: Wild Rift.

Memang, sejak awal perilisannya, Mobile Legends sering dibanding-bandingkan dengan game MOBA lain, terutama LoL: Wild Rift. Kedua game ini memiliki konsep yang mirip: pertarungan 5 vs 5, lane, turret, dan hero dengan skill unik. Namun, meski ada kesamaan konsep, Mobile Legends tetap memiliki ciri khasnya sendiri, seperti durasi permainan yang lebih cepat dan desain hero yang lebih lokal.

Walaupun isu penghapusan ML pada 5 Juni 2022 sempat membuat geger, tidak ada bukti resmi dari Moonton (pengembang ML) atau platform digital yang mengonfirmasi hal tersebut. Bahkan hingga kini, Mobile Legends masih aktif dan terus merilis update, event, serta hero baru. Jutaan pemain di Indonesia dan seluruh dunia masih aktif bermain setiap harinya.

Kabar buruk ini kemungkinan besar hanyalah hoaks atau kesalahpahaman yang diperbesar oleh panik berlebihan. Moonton sendiri belum pernah mengumumkan rencana penutupan server global atau regional. Yang jelas, selama masih ada dukungan dari komunitas dan pendapatan dari in-game purchase, besar kemungkinan ML akan terus bertahan.

Jadi, tenang saja. Mobile Legends belum dihapus — dan kemungkinan besar tidak akan hilang dalam waktu dekat. Yang penting, tetap waspada terhadap informasi tidak jelas dan selalu cek sumber resmi sebelum percaya pada kabar viral.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait