Kenapa Orang Dubai Memelihara Singa?

Belakangan ini, foto-foto hewan eksotis seperti singa di sekitar perumahan mewah atau tempat umum di Dubai sering mencuri perhatian. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa orang Dubai memelihara singa? Jawabannya tidak sesederhana kelihatannya.

Faktanya, kebanyakan orang Dubai tidak benar-benar “memelihara” singa seperti memelihara kucing atau anjing. Namun, ada tren di kalangan elite kaya di Timur Tengah—termasuk sebagian warga Dubai—untuk memiliki hewan eksotis sebagai simbol status. Singa, harimau, atau cheetah kadang dipelihara di rumah pribadi atau peternakan pribadi, meskipun hal ini sebenarnya sangat kontroversial dan semakin dibatasi oleh hukum.

Di masa lalu, memelihara hewan liar seperti singa dianggap sebagai tanda kekayaan dan kekuasaan. Beberapa keluarga kerajaan atau pengusaha super kaya memang pernah melakukannya, terutama pada dekade sebelumnya. Namun, kini otoritas Uni Emirat Arab telah memberlakukan aturan ketat terkait kepemilikan hewan eksotis. Mereka yang melanggar bisa dikenai denda besar atau bahkan hukuman penjara.

Selain itu, kesadaran terhadap kesejahteraan hewan juga semakin tumbuh. Lembaga perlindungan hewan internasional dan lokal terus menekan praktik ini. Banyak singa yang dulunya dipelihara secara pribadi kini dipindahkan ke pusat rehabilitasi atau kebun binatang yang memenuhi standar internasional.

Jadi, meskipun gambar singa di Dubai masih beredar di media sosial, itu lebih sering terkait konten sensasional atau foto lama. Memelihara singa bukan norma umum, melainkan kekecualian yang kini semakin dilarang. Dubai sendiri kini lebih dikenal dengan kemajuan teknologinya, bukan koleksi hewan liar di halaman belakang.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait