Ivanna dan Dendam yang Tak Kunjung Padam
Kisah cinta sering kali membawa harapan, tapi juga luka yang dalam. Begitulah yang terjadi dalam hubungan antara Dimas dan Elizabeth, yang malah berakhir dengan tragedi memilukan. Hubungan keduanya tidak mendapat restu dari ayah Elizabeth, yang dengan tegas menentang hubungan mereka. Namun, tak ada yang menyangka bahwa penolakan itu akan berujung pada kematian tragis Dimas.
Ivanna, kakak perempuan Dimas, tidak pernah bisa memaafkan apa yang terjadi. Baginya, kematian adiknya bukan sekadar kecelakaan atau nasib buruk—tapi sesuatu yang dipicu oleh sikap keras kepala keluarga Elizabeth. Ayah Elizabeth, yang menolak hubungan tersebut, dianggap Ivanna sebagai penyebab utama hilangnya Dimas. Sejak hari itu, Ivanna memilih untuk memutus semua hubungan dengan keluarga Elizabeth.Hati yang terluka sering kali lebih sulit sembuh daripada luka fisik. Ivanna kini menutup diri, tidak pernah ingin mendengar nama Elizabeth atau membicarakan masa lalu. Baginya, setiap kenangan terkait keluarga itu hanya mengingatkannya pada kehilangan yang tak tergantikan.
Dendam mungkin tampak seperti benteng, tapi di baliknya ada rasa sakit yang terus membekas. Ivanna bukan sekadar marah—ia sedang berjuang melawan kesedihan yang tak pernah benar-benar pergi. Sampai sekarang, ia memilih tetap menjauh, karena bagi Ivanna, berbicara dengan Elizabeth berarti membuka luka yang belum siap disembuhkan.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.