Nabi yang Sandalnya Ketinggalan di Surga

Dalam sebuah riwayat yang diriwayatkan dari Abu Hurairah, disebutkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ pernah bercerita tentang perjalanannya menuju surga saat Isra' Mi'raj. Dalam perjalanan spiritual tersebut, beliau melihat sebuah sandal yang tertinggal di surga. Ketika ditanya, Nabi menjelaskan bahwa sandal itu milik Nabi Musa alaihissalam.

Nabi Musa as dikenal sebagai salah satu rasul yang sangat dicintai oleh Allah, seorang pemimpin besar yang diberi mukjizat besar seperti membelah laut merah dan menerima Taurat langsung dari Tuhan. Dalam beberapa riwayat, disebutkan bahwa Nabi Musa sangat cepat dalam melaksanakan perintah Allah, termasuk dalam berjalan menuju tempat ibadah atau saat bergegas menjauhi maksiat. Karena semangatnya yang tinggi, beliau pernah lupa mengambil sandalnya setelah beribadah—dan sandal itulah yang konon dibiarkan di surga sebagai tanda cinta dan kerendahan hati.

Meski tidak ada dalil yang sangat kuat secara sanad, kisah ini tetap mengandung pelajaran mendalam. Sandal yang ketinggalan bukan sekadar cerita simbolik, tapi mengingatkan kita akan kesederhanaan dan ketulusan para nabi dalam mengabdi kepada Allah. Mereka tidak peduli pada hal duniawi—bahkan sandal pun bisa ditinggalkan demi segera memenuhi panggilan Tuhan.

Kisah ini mengajarkan bahwa nilai seseorang bukan pada apa yang dia bawa, tapi pada seberapa ikhlas dan cepatnya ia merespons kebaikan. Semoga kita bisa meneladani semangat Nabi Musa dan Nabi Muhammad, yang selalu mendahulukan cinta kepada Allah di atas segalanya.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait