Berapa Usia Munculnya Osteoarthritis? Ternyata Tidak Hanya Lansia
Osteoarthritis, atau yang lebih dikenal sebagai pengapuran sendi, sering diasosiasikan dengan usia lanjut. Namun kenyataannya, penyakit ini bisa mulai muncul jauh lebih awal dari yang banyak orang kira. Menurut American College of Rheumatology, osteoarthritis paling umum terjadi pada orang dewasa di atas 40 tahun. Di usia ini, proses penuaan alami membuat tulang rawan pelindung sendi berangsur melemah, sehingga risiko nyeri, kaku, dan bunyi "klik" saat bergerak meningkat.
Tapi jangan salah—usia muda bukan berarti kebal. Kasus osteoarthritis juga bisa ditemukan pada usia 20-an, terutama jika ada faktor risiko seperti cedera sendi sebelumnya, obesitas, atau aktivitas fisik berulang yang berat. Misalnya, atlet muda atau pekerja yang sering mengangkat beban berat bisa mengalami kerusakan sendi lebih dini. Selain itu, pola hidup kurang gerak atau postur tubuh yang buruk dalam waktu lama juga bisa mempercepat kerusakan tulang rawan.
Gejala awal biasanya berupa nyeri sendi yang muncul saat bergerak, terutama setelah duduk lama atau bangun tidur. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa membatasi mobilitas dan mengganggu kualitas hidup. Karena itu, menjaga kesehatan sendi sejak dini sangat penting—dengan olahraga teratur, pola makan seimbang, serta menghindari beban berlebihan pada sendi.
Intinya: meski lebih sering menyerang usia 40 tahun ke atas, osteoarthritis bukan hanya urusan lansia. Orang muda juga bisa terkena, terutama jika punya riwayat cedera atau gaya hidup tidak ramah sendi. Deteksi dini dan pencegahan tetap kunci utama agar tetap lincah di segala usia.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.