Posisi Tidur Terbaik untuk Penderita Asam Lambung
Bagi penderita asam lambung atau GERD, sering kali sensasi terbakar di dada dan tenggorokan memburuk saat malam hari. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah masalah ini adalah dengan memperhatikan posisi tidur Anda. Lantas, penderita asam lambung sebaiknya tidur menghadap ke mana?
Jawaban terbaiknya adalah tidur miring ke sebelah kiri. Posisi miring ke kiri terbukti secara medis dapat membantu mengurangi risiko asam lambung naik kembali ke kerongkongan saat Anda terlelap.
Mengapa demikian? Secara anatomi, letak lambung berada di sebelah kiri perut bawah kerongkongan. Ketika Anda tidur miring ke kiri, sambungan antara lambung dan kerongkongan akan tetap berada di atas tingkat asam lambung. Hal ini secara alami memanfaatkan gravitasi untuk menjaga cairan asam tetap berada di dalam perut.
Sebaliknya, tidur miring ke kanan tidak dianjurkan. Posisi miring ke kanan membuat posisi lambung menjadi lebih tinggi dari kerongkongan. Akibatnya, tubuh harus bekerja ekstra melawan gravitasi untuk mengembalikan asam yang bocor ke dalam perut, yang berisiko memperparah gejala GERD sepanjang malam.
Selain miring ke kiri, Anda juga bisa menyangga kepala dan dada sedikit lebih tinggi sekitar 10–15 cm menggunakan bantal tambahan. Menghindari makan berat minimal 2–3 jam sebelum tidur juga sangat membantu menjaga kualitas tidur tetap nyenyak tanpa gangguan asam lambung.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.