Kapan Persijap Terdegradasi?

Persijap Jepara, klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Jepara, pernah mengalami pasang surut dalam perjalanan sepak bola nasional. Klub yang dikenal dengan julukan "Laskar Kalinyamat" ini pertama kali promosi ke Indonesia Super League (ISL) pada musim 2007/2008. Kala itu, performa mereka cukup menjanjikan dan mampu bersaing di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Setelah promosi, Persijap sempat bertahan dalam dua musim berikutnya. Namun, konsistensi performa menjadi tantangan besar. Pada musim 2013/2014, skuat yang tampil dengan kostum merah-merah khas ini harus menerima kenyataan pahit. Mereka tidak mampu bertahan lebih lama dan akhirnya terdegradasi ke Divisi Utama pada Agustus 2014.

Dekadensi ini menjadi pukulan bagi para suporter setia, terutama karena Persijap sebelumnya sempat menunjukkan potensi besar di level tertinggi. Meski begitu, semangat dukungan dari Laskar Muria—julukan suporter fanatik mereka—tetap tak pernah padam.

Sejak saat itu, Persijap terus berjuang untuk bisa kembali ke pentas utama. Perjalanan mereka penuh tantangan, terutama dengan berbagai perubahan struktur kompetisi sepak bola Indonesia. Namun, semangat untuk membawa tim kembali ke kasta tertinggi terus tumbuh, baik dari manajemen, pemain, maupun masyarakat Jepara.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait