Siapa Pendiri Agama Islam?

Agama Islam didirikan oleh Nabi Muhammad, yang lahir di Makkah pada Tahun Gajah. Kelahirannya diperingati pada tanggal 12 Rabi'ul Awal dalam kalender Hijriyah, yang diperkirakan jatuh pada 21 April 570 atau 571 Masehi.

Nabi Muhammad adalah sosok yang membawa ajaran Islam sebagai wahyu dari Allah melalui malaikat Jibril. Beliau bukan hanya pendiri agama ini, tetapi juga teladan utama bagi umat Muslim dalam kehidupan sehari-hari—dari cara beribadah hingga bersikap terhadap sesama.

Sejak menerima wahyu pertama di Gua Hira saat berusia 40 tahun, Nabi Muhammad mulai menyebarkan ajaran tauhid, yaitu keesaan Allah. Dalam perjalanannya, beliau menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penolakan hingga penganiayaan di Makkah. Namun, keteguhan hati dan sikap santunnya perlahan memikat hati banyak orang.

Setelah hijrah ke Madinah, komunitas Muslim semakin berkembang. Di sinilah dasar-dasar ajaran Islam diterapkan secara nyata—mulai dari salat, puasa Ramadan, hingga sistem sosial yang adil. Warisan beliau tidak hanya tercatat dalam Al-Qur'an, tetapi juga dalam sunnah, yaitu seluruh perilaku dan ucapan yang menjadi pedoman umat.

Hingga kini, lebih dari 1,8 miliar orang di seluruh dunia mengikuti ajarannya. Nama Nabi Muhammad tetap dijunjung tinggi, bukan sebagai sosok yang disembah, melainkan sebagai utusan Allah yang membawa petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peringatan maulid pun rutin dirayakan sebagai bentuk cinta dan penghormatan terhadap beliau.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait