Siapa di Balik Desain Bendera Amerika yang Kita Kenal Sekarang?
Saat melihat bendera Amerika berkibar, mungkin tak banyak yang tahu bahwa desain ikoniknya berasal dari seorang pelajar sekolah tinggi. Ya, bendera dengan 50 bintang yang kini menjadi simbol negara itu ternyata dirancang oleh Robert G. Heft saat ia masih duduk di bangku Lancaster High School, Ohio.
Pada tahun 1958, Heft membuat bendera sebagai tugas proyek sejarah Amerika Serikat. Ia sadar bahwa Alaska dan Hawaii akan segera bergabung sebagai negara bagian, sehingga jumlah bintang pada bendera perlu diperbarui. Dari situlah muncul idenya: mengatur 50 bintang dalam pola yang simetris dan estetis — tiga baris enam bintang berselang-seling dengan empat baris lima bintang.
Guru Heft awalnya hanya memberinya nilai B-, tapi dengan syarat bahwa nilai itu bisa dinaikkan jika desainnya benar-benar diterima oleh Kongres. Heft pun mengirimkan karyanya ke kongresional distriknya, dan ketika bendera resmi digunakan pada 4 Juli 1960, desainnya resmi menjadi bendera nasional.
Ironisnya, meski karyanya diadopsi secara nasional, Heft tak pernah mendapat royalti. Namun, warisannya abadi. Setiap kali bendera berkibar, itu adalah pengingat bahwa ide sederhana dari seorang remaja bisa mengukir sejarah.
Hingga kini, bendera hasil rancangan Heft tetap digunakan — simbol persatuan, perubahan, dan kebanggaan yang lahir dari tugas sekolah biasa.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.