Perempuan Pertama yang Torehkan Sejarah di Langit

8 Maret 1910 menjadi hari bersejarah dalam dunia penerbangan, ketika Raymonde de Laroche, yang juga dikenal sebagai Elise Raymonde Deroche, resmi menjadi perempuan pertama di dunia yang menerima lisensi pilot pesawat terbang. Perempuan asal Prancis ini membuka jalan bagi jutaan perempuan di seluruh dunia untuk bermimpi melintasi awan, meski di masa itu dunia penerbangan masih didominasi oleh laki-laki.

Lahir pada 1882 dengan nama asli Marie Marthe Solange Raymonde Deroche, ia awalnya dikenal sebagai aktris sebelum akhirnya jatuh cinta pada dunia penerbangan. Ketertarikannya pada pesawat terbang tumbuh setelah menyaksikan pameran penerbangan awal oleh para pelopor udara. Ia pun memutuskan untuk belajar terbang di bawah bimbingan Charles Voisin, salah satu insinyur penerbangan pionir saat itu.

Pada usia 28 tahun, Raymonde berhasil menguji terbang dan akhirnya mendapat Lisensi Pilot Nomor 36 dari Fédération Aéronautique Internationale. Keberaniannya tidak hanya membuka mata dunia, tetapi juga menjadi simbol perjuangan perempuan dalam bidang teknologi dan eksplorasi.

Meski kariernya terhenti tragis akibat kecelakaan pesawat pada 1919, warisan Raymonde tetap hidup. Kini, setiap 8 Maret diperingati sebagai Hari Internasional Perempuan, dan tak jarang momen ini juga mengenang jasa-jasa perempuan seperti dirinya yang berani melanggar batas.

Dari langit Prancis abad ke-20 hingga kokpit pesawat modern hari ini, Raymonde de Laroche tetap menjadi inspirasi bahwa mimpi tak mengenal gender. Keberaniannya menginspirasi generasi perempuan untuk terus menatap langit—dan terbang lebih tinggi.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait