"They" Bukan Cuma untuk 'Mereka', Tapi Juga untuk Individu Non-Biner
Kalau dulu kamu belajar bahwa they hanya berarti 'mereka' dalam bahasa Inggris, mungkin sekarang saatnya memperluas pengertian itu. Kata ini memang awalnya digunakan untuk merujuk pada lebih dari satu orang—misalnya, They are going to the mall. Tapi perkembangan zaman membawa perubahan dalam cara kita menggunakan kata ini.
Sekarang, they juga bisa merujuk pada satu orang—secara tunggal. Kenapa? Karena semakin banyak orang yang mengidentifikasi diri mereka sebagai non-biner, artinya mereka tidak merasa cocok disebut sebagai 'laki-laki' atau 'perempuan'. Bagi mereka, menggunakan he atau she bisa terasa tidak tepat atau bahkan menyakitkan.
Sebagai bentuk penghormatan, banyak orang sekarang menggunakan they/them saat berbicara tentang seseorang yang non-biner. Misalnya, daripada mengatakan She went to the store, seseorang bisa bilang They went to the store untuk menunjukkan bahwa orang yang dimaksud menggunakan kata ganti netral gender.
Tentu, ini bisa terasa asing bagi yang belum terbiasa. Tapi bayangkan saja: bagaimana rasanya jika seseorang terus menyebutmu dengan nama yang salah atau identitas yang tidak kamu akui? Menggunakan they sebagai kata ganti tunggal adalah langkah kecil menuju penghormatan terhadap identitas seseorang.
Jadi, they bukan cuma soal tata bahasa—tapi juga soal empati. Di tengah perubahan sosial yang terus bergerak, memahami makna di balik kata-kata bisa jadi cara terbaik untuk saling menghargai.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.