Kombinasi Vitamin dan Suplemen yang Sebaiknya Tidak Diminum Bersamaan
Mengonsumsi suplemen harian memang menjadi cara populer untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa jenis vitamin dan mineral dapat saling menghambat penyerapan atau bahkan memicu efek samping jika diminum secara bersamaan.
Salah satu kombinasi yang perlu dihindari adalah magnesium dan multivitamin. Multivitamin umumnya sudah mengandung mineral seperti kalsium dan fosfor yang dapat bersaing dengan magnesium dalam proses penyerapan di dalam usus. Begitu pula dengan kelompok vitamin larut lemak seperti vitamin D, E, dan K. Jika dikonsumsi sekaligus dalam dosis tinggi, penyerapan masing-masing vitamin justru menjadi kurang optimal.
Selain vitamin, perhatikan juga interaksi suplemen herbal dan mineral. Mengonsumsi minyak ikan bersama ginkgo biloba dapat meningkatkan risiko pendarahan karena keduanya memiliki sifat mengencerkan darah. Hubungan antara tembaga dan seng (zinc) juga sangat sensitif, di mana asupan seng berlebih dapat menghalangi tubuh menyerap tembaga dengan baik.
Terakhir, hindari minum suplemen zat besi bersamaan dengan teh hijau, karena senyawa tanin dalam teh hijau dapat mengikat zat besi dan menggagalkan proses penyerapannya. Pasangan lain yang sebaiknya dipisah jam minumnya adalah vitamin C dan vitamin B12, sebab dosis tinggi vitamin C berpotensi merusak ketersediaan vitamin B12 dalam saluran pencernaan. Berikan jeda waktu setidaknya dua jam antar-suplemen agar manfaatnya maksimal bagi tubuh.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.