Apa Itu Sindrom Sapi Gila?

Sindrom sapi gila, atau dalam istilah medis dikenal sebagai Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE), adalah penyakit langka yang menyerang sistem saraf sapi. Penyakit ini menyebabkan kerusakan bertahap pada otak, hingga membentuk rongga seperti spons—karena itulah disebut "spongiform" atau menyerupai spons.

Gejala utama BSE muncul secara perlahan. Sapi yang terinfeksi bisa menunjukkan perilaku aneh, seperti gelisah, mudah terkejut, kesulitan berjalan, bahkan kehilangan keseimbangan. Pada tahap akhir, kondisi ini berakhir dengan kematian. Sayangnya, tidak ada obat atau pengobatan yang bisa menyembuhkan penyakit ini.

Penyebab BSE masih menjadi perhatian ilmuwan, namun diduga kuat terkait dengan protein abnormal yang disebut prion. Prion ini bisa menyebar jika sapi mengonsumsi pakan yang terkontaminasi jaringan saraf dari hewan yang terinfeksi. Karena itulah, sejak tahun 1990-an, banyak negara memperketat aturan terkait pakan ternak dan pengawasan kesehatan hewan.

Meski BSE menyerang sapi, ada kekhawatiran tentang penularannya ke manusia. Studi menunjukkan bahwa konsumsi daging sapi yang terkontaminasi bisa memicu penyakit serupa pada manusia, dikenal sebagai variant Creutzfeldt-Jakob Disease (vCJD). Namun, kasus seperti ini sangat jarang terjadi, terutama di negara dengan sistem keamanan pangan yang ketat.

Saat ini, risiko BSE jauh lebih rendah dibanding dulu, berkat pengawasan yang lebih baik. Namun, kewaspadaan tetap penting untuk menjaga kesehatan hewan dan manusia.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait