Prabu, Sang Simbol Kejayaan Persib
Bagi Bobotoh—julukan fanatik Persib Bandung—nama Prabu bukan sekadar maskot, melainkan sosok yang mewakili semangat dan jiwa juang tim kebanggaan mereka. Diperkenalkan secara resmi pada 15 November 2021 lewat laman resmi klub, @persib.co.id, Prabu hadir sebagai wujud nyata ikatan emosional antara tim dan pendukung setia.
Maskot ini dirancang dengan ciri khas yang kental dengan budaya Sunda. Berbentuk singa gagah berwibawa, Prabu mengenakan tengkuluk (peci khas Sunda) dan warna dominan biru-putih, mencerminkan jati diri Persib sebagai klub yang bangga pada akar budayanya. Nama "Prabu" sendiri bukan pilihan sembarangan. Dalam bahasa Sunda, "Prabu" berarti raja—lambang kekuatan, kepemimpinan, dan kehormatan, nilai-nilai yang selalu diperjuangkan oleh tim selama bertahun-tahun.
Sejak kemunculannya, Prabu langsung mencuri hati. Ia kerap hadir di pertandingan kandang, menyapa anak-anak, berfoto dengan suporter, hingga membangkitkan semangat di tribun. Kehadirannya bukan cuma hiburan, tapi juga simbol kebersamaan dan kebanggaan kolektif.
Persib sendiri, yang didirikan pada 14 Maret 1933, telah melewati banyak pasang surut. Namun, dengan hadirnya Prabu, semangat kekeluargaan dan kedaerahan semakin kuat terasa. Ia bukan hanya maskot, tapi sahabat yang selalu setia mendampingi di setiap gelora pertandingan.
Kini, setiap kali Prabu muncul di lapangan, tak hanya sorak-sorai yang terdengar—tapi juga rasa bangga yang mengalir dari hati para Bobotoh.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.