10 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat di Jepang
Jepang dikenal dengan budaya yang sangat menghargai etika dan tata krama. Bagi wisatawan, penting memahami beberapa hal kecil yang bisa dianggap tidak sopan meski terlihat sepele. Berikut adalah daftar kesalahan umum yang sebaiknya dihindari.
Pertama, jangan pernah memetik bunga sakura. Meski pemandangannya memukau, bunga-bunga itu dilindungi dan memetiknya dianggap merusak keindahan umum. Selain itu, memberi uang tip di restoran justru dianggap kasar. Pelayanan yang baik sudah menjadi standar, bukan hal ekstra yang perlu dibayar.
Etika bersosial juga sangat dijunjung. Tidak membungkuk saat menyapa bisa terlihat sombong. Bahkan, saat minum bersama, tunggu semua orang siap dan ucapkan “Kanpai!” sebelum menenggak minuman. Minum sendiri sebelum tos bisa dianggap tidak menghormati kelompok.
Di transportasi umum, seperti kereta, hindari berbicara keras atau menelepon. Suasana tenang sangat dihargai. Begitu pula dengan penggunaan handphone — lebih baik matikan atau setel ke mode diam. Duduk di kursi prioritas tanpa kebutuhan khusus juga tidak pantas, terutama jika ada lansia atau ibu hamil yang berdiri.
Mandi sebelum masuk onsen (pemandian air panas) wajib hukumnya. Jepang sangat menjaga kebersihan bersama, jadi jangan sampai mengotori air bersama tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.
Terakhir, hindari awasebashi — menyilangkan sumpit di atas mangkuk. Ini sering dikaitkan dengan ritual pemakaman, jadi dianggap membawa kesialan. Dengan memperhatikan hal-hal kecil ini, kunjunganmu ke Jepang akan jauh lebih nyaman dan dihargai oleh warga lokal.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.