Apa yang Terjadi Jika Kelenjar Getah Bening Pecah?

Saat kelenjar getah bening membengkak, biasanya muncul sebagai benjolan kecil di leher, ketiak, atau selangkangan. Kondisi ini sering terjadi akibat infeksi ringan, seperti flu atau radang tenggorokan, dan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Namun, bagaimana jika kelenjar getah bening pecah?

Meski jarang terjadi, kelenjar getah bening bisa pecah terutama jika peradangan sangat parah atau mengalami abses. Saat pecah, bisa muncul luka terbuka dengan keluarnya cairan, bahkan disertai rasa sakit dan kemerahan di sekitarnya. Ini bukan kondisi yang boleh diabaikan.

Jika benjolan pecah dan tidak kunjung sembuh, segera periksakan diri ke dokter. Penyebabnya bisa bervariasi—dari infeksi bakteri hingga kondisi yang lebih serius seperti gangguan sistem imun atau penyakit tertentu. Dokter akan menanyakan gejala yang Anda alami, memeriksa area yang terkena, dan mungkin menyarankan tes tambahan seperti darah atau biopsi.

Penting untuk tidak menekan atau memaksa benjolan agar pecah. Tindakan tersebut justru bisa memperparah peradangan dan meningkatkan risiko infeksi menyebar. Perawatan yang diberikan dokter akan disesuaikan dengan penyebabnya—bisa berupa antibiotik, perawatan luka, atau terapi lebih lanjut jika diperlukan.

Kelalaian dalam menangani kelenjar get/ bening yang bermasalah bisa berujung pada komplikasi. Jadi, jangan sepelekan jika ada benjolan yang membesar, terasa nyeri, atau bahkan pecah. Lebih aman untuk segera berkonsultasi agar mendapat penanganan yang tepat.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait