Bedanya Brand dan Branding, Jangan Sampai Tertukar!

Ketika bicara soal bisnis atau produk, sering kali kita mendengar istilah brand dan branding. Meski terdengar mirip, keduanya sebenarnya berbeda, lho. Tapi, banyak yang masih menganggap keduanya sama. Yuk, kita bedah satu per satu.

Brand itu seperti jati diri. Bayangkan kamu sedang melihat teman lama di keramaian — kamu langsung tahu siapa dia karena gaya berpakaian, senyum khas, atau cara bicaranya. Itulah brand. Brand adalah kesan yang melekat di benak orang tentang suatu produk, perusahaan, atau bahkan pribadi. Misalnya, saat dengar kata "minuman bersoda merah", banyak yang langsung teringat merek tertentu. Itu artinya, brand-nya sudah kuat.

Sementara itu, branding adalah proses membangun dan menjaga kesan itu. Ia seperti upaya terus-menerus untuk dikenal, dipercaya, dan diingat. Branding mencakup desain logo, warna kemasan, cara berkomunikasi di media sosial, bahkan cara pelayan menyapa pelanggan. Semua ini dilakukan agar orang punya pandangan tertentu terhadap suatu brand.

Jadi, kalau brand adalah "siapa kamu", maka branding adalah "cara kamu memperkenalkan diri". Seperti seseorang yang punya kepribadian kuat, sebuah brand yang baik akan dikenang bukan hanya karena produknya, tapi juga karena perasaan yang dibangun lewat branding yang konsisten.

Intinya, brand itu hasil, branding adalah proses. Keduanya saling terikat — tanpa branding yang baik, brand sulit dikenal. Tanpa brand yang jelas, branding jadi kurang arah.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait