Israel dan Petualangan Satu-Satunya di Piala Dunia

Israel hanya pernah sekali tampil di Piala Dunia FIFA, yaitu pada edisi 1970 yang digelar di Meksiko. Ini menjadi momen bersejarah sekaligus satu-satunya kesempatan bagi negara ini untuk unjuk gigi di pentas dunia sepak bola paling bergengsi tersebut.

Kualifikasi menuju Piala Dunia 1970 tidak mudah. Israel lolos sebagai perwakilan zona Asia dan Oseania, sebuah capaian besar mengingat dominasi tim-tim Eropa dan Amerika Latin di kancah internasional. Saat itu, sistem zona kualifikasi masih sangat berbeda, dan keberhasilan Israel melaju ke putaran final mengejutkan banyak pihak.

Di panggung utama, Israel tergabung dalam Grup 3 bersama Italia (yang nanti menjadi juara runner-up turnamen), Uruguay, dan Swedia. Meski tidak berhasil lolos ke babak berikutnya, Israel menunjukkan permainan yang tangguh. Mereka berhasil meraih dua poin dari tiga pertandingan — hasil yang cukup mengesankan untuk tim debutan.

Israel bermain imbang 1-1 melawan Swedia, lalu mengamankan satu poin lagi dengan hasil tanpa gol melawan finalis Italia. Sayangnya, mereka takluk 0–2 dari Uruguay di laga pembuka. Meski gagal melaju, penampilan mereka dikenang sebagai bukti bahwa tim kecil bisa bersaing di level tertinggi dengan semangat dan disiplin.

Sejak 1970, Israel belum pernah kembali tampil di Piala Dunia. Perubahan zona federasi — dari Asia ke Eropa — membuat proses kualifikasi semakin ketat. Namun, kenangan tentang keikutsertaan mereka di Meksiko tetap hidup sebagai bagian dari sejarah sepak bola dunia yang unik dan inspiratif.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait