Apakah Kelenjar Getah Bening Terasa Sakit Saat Ditekan?
Saat tubuh sedang melawan infeksi, tak jarang kita merasakan benjolan kecil di leher, bawah rahang, atau ketiak. Benjolan ini biasanya adalah kelenjar getah bening yang membengkak. Lalu, apakah kelenjar getah bening seharusnya terasa sakit saat ditekan?
Jawabannya bisa iya, bisa tidak — tergantung penyebabnya. Kelenjar getah bening yang membengkak karena infeksi ringan seperti flu atau radang tenggorokan sering terasa nyeri saat ditekan. Ini hal yang wajar karena sistem imun sedang aktif melawan kuman. Rasa sakitnya biasanya ringan hingga sedang dan akan berkurang seiring pemulihan.
Namun, jika kelenjar terasa keras, tidak nyeri sama sekali, dan tetap membesar selama lebih dari dua minggu, ini bisa jadi tanda sesuatu yang lebih serius. Kondisi seperti infeksi serius, gangguan autoimun, atau bahkan masalah pada sistem limfatik perlu dievaluasi oleh dokter.
Penting juga untuk memperhatikan gejala pendamping. Jika pembengkakan disertai demam, berkeringat di malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, atau kelelahan berkepanjangan, sebaiknya segera konsultasi ke tenaga medis.
Secara umum, kelenjar getah bening yang nyeri saat ditekan kemungkinan besar adalah respons normal tubuh terhadap infeksi. Tapi, bila kamu merasa khawatir atau gejalanya tak kunjung membaik, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri**. Kewaspadaan dini bisa mencegah komplikasi yang lebih serius.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.