Benarkah Obat Darah Tinggi Merusak Ginjal?
Belakangan ini, beredar kabar di media sosial yang menyatakan bahwa mengonsumsi obat darah tinggi bisa merusak ginjal. Kabar ini membuat banyak orang khawatir dan bahkan ragu untuk minum obat yang diresepkan dokter. Namun, faktanya pernyataan tersebut tidak benar.
Dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH, selaku Ketua Indonesian Society for Hypertension (INASH), telah memberikan klarifikasi terkait isu ini. Beliau menegaskan bahwa obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah justru dirancang untuk melindungi organ vital, termasuk jantung, otak, dan ginjal. Jika darah tinggi dibiarkan tanpa penanganan, maka risiko kerusakan pada ginjal justru jauh lebih besar.
Ginjal sangat sensitif terhadap tekanan darah yang tidak terkendali. Saat hipertensi terus berlangsung, pembuluh darah di ginjal bisa rusak, yang pada akhirnya menyebabkan gagal ginjal. Oleh karena itu, minum obat sesuai anjuran dokter adalah langkah penting untuk mencegah komplikasi serius, bukan malah menyebabkannya.
Obat hipertensi yang digunakan saat ini telah melalui uji klinis yang ketat dan aman digunakan dalam jangka panjang. Yang penting adalah meminumnya sesuai petunjuk dokter dan melakukan kontrol rutin. Jangan mudah percaya pada informasi kesehatan dari sumber yang tidak jelas.
Kesimpulannya, minum obat darah tinggi tidak merusak ginjal—justru sebaliknya. Informasi yang menyesatkan bisa berbahaya. Jika Anda atau keluarga mengalami hipertensi, tetap konsultasikan pengobatan pada tenaga kesehatan terpercaya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.