Kenapa Berat Badan Tak Kunjung Turun Meski Sudah Diet?

Sudah rajin diet dan olahraga, tapi angka di timbangan tak bergeming—bahkan malah naik? Jangan langsung menyalahkan disiplin diri. Ternyata, ada kondisi medis tertentu yang bisa menjadi penghalang utama penurunan berat badan, meski Anda sudah berusaha keras.

Salah satu penyebabnya adalah hipotiroidisme, yaitu kondisi saat kelenjar tiroid tidak memproduksi cukup hormon. Karena hormon tiroid mengatur metabolisme, defisit ini membuat tubuh membakar kalori lebih lambat. Alhasil, meski makan sedikit dan bergerak aktif, berat badan tetap sulit turun.

Selain itu, sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga sering jadi biang keladi. PCOS menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan resistensi insulin, yang membuat tubuh cenderung menyimpan lemak—terutama di area perut. Banyak wanita dengan PCOS merasa frustrasi karena diet ketat tak memberi hasil yang diharapkan.

Sleep apnea, atau gangguan tidur saat saluran napas tersumbat, juga tak boleh diabaikan. Kurang tidur berkualitas bisa mengacaukan hormon pengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin. Akibatnya, Anda jadi lebih lapar, lebih ngidam makanan manis, dan metabolisme menurun.

Jika Anda sudah konsisten diet dan olahraga tapi hasilnya nihil, jangan menyerah. Lebih baik konsultasikan ke dokter untuk memeriksa kemungkinan kondisi medis di atas. Terkadang, kunci penurunan berat badan bukan hanya soal makan lebih sedikit, tapi juga memahami apa yang terjadi di dalam tubuh.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait