Apakah Pulau Jawa Pernah Jadi Lautan?
Bayangkan jika sebagian besar Pulau Jawa yang kita kenal hari ini dulunya terendam air laut. Ternyata, itu bukan khayalan—melainkan fakta ilmiah. Menurut sebuah grafik dalam buku tentang Museum Sangiran karya Puja Aprianto dan Muhammad Mujibur Rohman, lebih dari separuh wilayah Jawa pernah menjadi bagian dari laut pada 2,4 juta tahun lalu.
Temuan ini mengungkap bagaimana bentuk muka Bumi terus berubah seiring waktu. Jawa, yang kini dikenal sebagai pusat kepadatan penduduk dan peradaban, dulunya masih dalam proses pembentukan secara geologis. Lautan luas perlahan surut, sementara daratan mulai muncul akibat aktivitas tektonik dan vulkanik yang sangat kuat di kawasan ini.
Fosil-fosil laut yang ditemukan di daerah dataran tinggi seperti Dieng atau bahkan sekitar Sangiran menjadi bukti nyata bahwa wilayah-wilayah tersebut pernah berada di bawah permukaan laut. Perubahan ini terjadi selama jutaan tahun, dipengaruhi oleh pergerakan lempeng tektonik dan letusan gunung api yang membentuk pulau-pulau di Indonesia.Museum Sangiran, yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta, menjadi saksi bisu perubahan besar ini. Selain terkenal sebagai situs fosil Homo erectus, kawasan ini juga menyimpan jejak sejarah geologis Tanah Air yang menakjubkan.
Jadi, ya—Pulau Jawa memang pernah sebagian besar tertutup laut. Perjalanan panjang bumi ini mengingatkan kita bahwa alam selalu bergerak, dan apa yang kita pijak hari ini adalah hasil dari jutaan tahun transformasi alamiah.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.