Aturan Unik di Sekolah Jepang: Larangan Pakai Celana Dalam?

Isu bahwa siswi di Jepang dilarang memakai celana dalam saat bersekolah sempat viral di berbagai platform media sosial. Namun, klaim ini perlu diluruskan karena mengandung kesalahan informasi. Faktanya, tidak ada aturan nasional di Jepang yang secara eksplisit melarang siswi memakai celana dalam.

Beberapa sekolah di Jepang memang memiliki aturan ketat terkait seragam dan penampilan, termasuk panjang rok dan jenis pakaian dalam yang diperbolehkan β€” terutama untuk menjaga keseragaman dan menekan perilaku yang dianggap tidak sesuai norma. Namun, larangan total terhadap celana dalam tidak benar dan tidak berlaku secara umum. Banyak laporan yang keliru ini berasal dari kesalahpahaman atau konteks budaya yang disalahartikan.

Selain itu, benar bahwa beberapa sekolah melarang murid berpacaran selama masa sekolah. Ini bagian dari disiplin yang ditekankan demi menjaga fokus belajar. Misalnya, pelarangan bergandengan tangan, berkirim pesan terlalu sering, atau berkencan di luar jam sekolah. Namun sekali lagi, aturan ini berbeda-beda tergantung kebijakan masing-masing sekolah, bukan aturan nasional.

Jadi, meskipun budaya sekolah di Jepang terkenal sangat disiplin dan penuh aturan ketat, klaim bahwa siswi dilarang memakai celana dalam adalah hoaks. Masyarakat perlu lebih kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang berasal dari sumber tidak jelas. Pendidikan dan budaya sekolah di Jepang memang unik, tapi tidak sampai mengatur hal-hal sedemikian rinci tanpa alasan yang jelas.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait