Apakah Telur Baik untuk Penderita Darah Tinggi?
Bagi banyak orang dengan tekanan darah tinggi, pertanyaan sederhana seperti "bolehkah makan telur?" sering muncul. Jawabannya ada di bagian tertentu dari telur itu sendiri: putih telur.
Telur secara keseluruhan memang bergizi tinggi, tetapi untuk penderita hipertensi, bagian kuning sering jadi perhatian karena kandungan kolesterolnya. Namun, putih telur justru bisa jadi pilihan yang sangat baik. Mengapa? Karena dalam putih telur terdapat senyawa alami bernama peptida, yang merupakan bagian dari protein dengan manfaat khusus bagi kesehatan jantung.
Peptida dalam putih telur telah diteliti bisa membantu menurunkan tekanan darah. Mekanismenya mirip dengan cara kerja beberapa obat hipertensi, yaitu dengan menghambat enzim yang menyebabkan pembuluh darah mengencang. Dengan begitu, tekanan darah bisa lebih stabil.
Beberapa studi, termasuk penelitian pada tahun 2022, mendukung manfaat putih telur sebagai bagian dari pola makan sehat bagi penderita darah tinggi. Karena hampir bebas lemak dan kolesterol, putih telur juga rendah kalori, membuatnya cocok untuk menjaga berat badan—faktor penting dalam mengelola hipertensi.
Meski begitu, penting untuk diingat bahwa satu jenis makanan saja tidak akan langsung menyembuhkan. Kunci utamanya adalah konsistensi: kombinasikan putih telur dengan asupan sehat lain, seperti buah, sayur, dan olahraga teratur.
Jadi, ya—telur bisa tetap masuk dalam menu harian penderita darah tinggi, terutama jika fokus pada putihnya. Yang penting, olah dengan cara sehat: rebus, kukus, atau dadar tanpa tambahan garam berlebih.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.