Gaji Imam dan Petugas di Masjidil Haram Terungkap
Bagi banyak orang, menjadi imam atau muadzin di Masjidil Haram adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Selain karena posisinya yang sangat sakral, jabatan ini juga menarik perhatian karena gajinya yang cukup tinggi dibandingkan dengan pekerjaan keagamaan lainnya.
Berdasarkan informasi yang beredar, gaji muadzin di Masjidil Haram sekitar 1.790 Riyal Arab Saudi per bulan, setara dengan **Rp7,4 juta**. Angka ini tentu cukup menarik, mengingat nilai tukar rupiah terhadap riyal yang masih fluktuatif. Namun, untuk imam di masjid-masjid kecil atau musala di sekitar Mekkah, gaji yang diterima bisa mencapai **2.980 Riyal** atau sekitar **Rp12,4 juta** per bulan. Sementara muadzin di musala tersebut mendapatkan **1.395 Riyal** (sekitar **Rp5,8 juta**).
Perbedaan gaji ini biasanya tergantung pada posisi, pengalaman, serta kualitas bacaan Al-Qur’an yang dimiliki. Imam di Masjidil Haram biasanya dipilih dari para hafiz terbaik yang telah melewati proses seleksi ketat oleh otoritas kerajaan Arab Saudi. Mereka tidak hanya memimpin shalat, tetapi juga menjadi panutan spiritual bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.
Meski nominal gaji terdengar besar, banyak yang percaya bahwa motivasi utama mereka bukan uang, melainkan panggilan hati untuk mengabdi di salah satu tempat paling suci dalam Islam. Menjadi bagian dari pengelolaan Masjidil Haram lebih dari sekadar pekerjaan—ini adalah amanah yang sangat dihormati.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.