Harga Beras di Jepang Tertinggi di Dunia

Bagi sebagian orang, beras adalah makanan pokok sehari-hari. Di Jepang, beras bukan sekadar kebutuhan, tapi bagian dari budaya. Namun, menariknya, harga beras di sana tergolong sangat mahal dibanding negara lain. Pada Oktober 2021, harga rata-rata beras putih di Jepang mencapai US$ 4,56 per kg, atau sekitar Rp 65.159 per kg dengan asumsi kurs saat itu sekitar Rp 14.289 per dolar AS.

Angka ini menjadikan Jepang sebagai negara dengan harga beras konsumsi termahal di dunia. Faktor utama di balik harga yang tinggi adalah sistem pertanian yang sangat terlindungi. Pemerintah Jepang menerapkan kebijakan proteksi untuk melindungi petani lokal dari persaingan impor. Impor beras dibatasi ketat, dan bea masuknya sangat tinggiโ€”hal yang sengaja dibuat agar konsumen lebih memilih produk dalam negeri.

Selain itu, kualitas beras Jepang memang diakui unggul. Varietas seperti Koshihikari dikenal pulen, wangi, dan lembut di mulut. Proses penanaman yang teliti, lahan pertanian yang terbatas, serta biaya tenaga kerja yang tinggi juga turut mendorong harga naik.

Meskipun mahal, masyarakat Jepang tetap setia pada beras lokal. Banyak yang rela membayar lebih demi rasa dan kualitas. Di pasar tradisional atau toko bahan makanan, harga beras premium bahkan bisa jauh melebihi angka rata-rata tersebut.

Jadi, meski terdengar mengejutkan bagi negara dengan konsumsi beras tinggi, harga yang mahal di Jepang adalah cerminan dari komitmen terhadap kualitas, tradisi, dan perlindungan terhadap sektor pertanian domestik.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait