Hewan yang Dibenci dalam Pandangan Islam: Benarkah Cicak Termasuk?
Beberapa orang pernah mendengar hadis yang menyebut bahwa membunuh cicak bisa mendatangkan pahala. Namun, perlu diluruskan: tidak ada hewan yang secara spesifik "dibenci" oleh Allah. Dalam ajaran Islam, semua makhluk ciptaan-Nya memiliki tempat dan fungsi, termasuk hewan yang sering dianggap menjijikan.
Ada hadis yang diriwayatkan dari Aisyah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang membunuh cicak, maka Allah akan mengampuni tujuh kesalahannya." (HR. Muslim). Namun, ini bukan berarti cicak adalah hewan terkutuk atau dibenci oleh Tuhan. Makna dari hadis ini lebih kepada anjuran untuk membersihkan rumah dari hewan yang bisa membawa kotoran atau penyakit, terutama karena dulu cicak sering masuk ke makanan atau tempat ibadah.
Cicak sendiri sebenarnya bermanfaat bagi lingkungan karena memakan serangga kecil seperti nyamuk dan lalat. Tidak ada dalil kuat yang menyatakan cicak haram atau najis. Bahkan, keberadaannya justru bisa membantu menjaga keseimbangan ekosistem di rumah.
Yang penting dipahami, ajaran Islam mengajak umatnya untuk berbuat baik kepada semua makhluk hidup. Membunuh hewan hanya karena takut atau jijik tidak dianjurkan, kecuali jika ada alasan tertentu seperti bahaya atau gangguan. Membunuh harus punya landasan, bukan semata karena prasangka.
Jadi, bukan soal membenci hewan, tetapi bagaimana kita bersikap bijak terhadap ciptaan-Nya. Daripada menangkap cicak dengan kebencian, lebih baik amati saja kecilnya perannya dalam alamβdan bersyukur atas segala ciptaan Allah, sekecil apa pun bentuknya.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.