Asal-Usul Iblis: Dari Malaikat Mulia hingga Terkutuk

Siapa sebenarnya Iblis sebelum ia diusir dari rahmat Allah? Menurut penjelasan Imam Ibnu Katsir, Iblis bukan makhluk sembarangan. Ia pernah menjadi makhluk yang sangat mulia di sisi Allah. Bahkan, ia diciptakan dari cahaya, sama seperti malaikat, dan diberi kedudukan tinggi karena kesetiaannya menjaga surga.

Nama asli Iblis adalah Al Harits, yang berarti "penjaga" atau "pengawas". Nama ini diberikan karena tugasnya menjaga pintu surga. Ia juga dikenal dengan sebutan Azazil, sebuah panggilan yang biasa digunakan para malaikat saat memanggilnya. Saat itu, Iblis termasuk makhluk yang taat, ahli ibadah, dan memiliki ilmu yang tinggi. Ia hidup di kalangan malaikat, meski sebenarnya berasal dari bangsa jin. Namun, semua berubah saat Allah memerintahkan para malaikat dan makhluk lain untuk sujud kepada Nabi Adam. Semua menaati, kecuali Iblis. Ia menolak dengan sombong, berkata, "Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api, sedang dia dari tanah." (QS. Al-A’raf: 12). Karena kesombongannya, Allah murka dan mengusirnya dari surga. Iblis pun dihukum, dijanjikan azab hingga hari kiamat.

Dari posisi yang begitu tinggi, Iblis jatuh karena satu kesalahan besar: sombong dan durhaka. Kisah ini mengingatkan kita bahwa kemuliaan dunia bisa sirna dalam sekejap jika hati dipenuhi kesombongan. Bahkan makhluk sehebat Iblis pun bisa terjatuh. Maka, tetaplah rendah hati dan waspada terhadap bisikan yang menyesatkan.

Lihat juga

Artikel mendalam

Topik terkait