Kenapa Anak Susah Gemuk? Waspada Penyebab Medisnya
Setiap orang tua tentu ingin melihat anaknya tumbuh sehat dan bertambah berat badannya secara perlahan. Namun, tak sedikit yang mengeluhkan si kecil sulit gemuk meski sudah makan banyak. Hal ini bisa jadi wajar, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan tertentu.
Satu alasan umum anak susah naik berat badan adalah aktivitas fisik yang terlalu tinggi dibanding asupan nutrisi yang masuk. Anak-anak yang sangat aktif cenderung membakar kalori lebih cepat, sementara pola makannya belum mencukupi kebutuhan tubuh. Jika ini terjadi, penting untuk menyeimbangkan aktivitas dengan asupan makan bergizi padat seperti susu, telur, alpukat, dan kacang-kacangan.
Namun, di luar faktor gaya hidup, ada beberapa kondisi medis yang bisa menyebabkan berat badan anak sulit naik. Tuberkulosis, misalnya, dapat membuat nafsu makan menurun dan tubuh kesulitan menyerap nutrisi. Selain itu, gangguan pencernaan seperti intoleransi laktosa atau penyakit celiac juga bisa menghambat penyerapan nutrisi secara optimal.
Gangguan tiroid hiperaktif (hipertiroidisme) membuat metabolisme bekerja terlalu cepat, sehingga berat badan sulit naik meski makan banyak. Begitu pula dengan gangguan hormon pertumbuhan, yang memengaruhi bagaimana tubuh mengolah energi dan membangun jaringan tubuh.
Jika anak terus aktif tapi tidak kunjung gemuk, apalagi disertai gejala seperti batuk lama, sering lemas, atau pertumbuhan lambat, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak. Pemeriksaan dini bisa membantu menemukan akar masalah dan penanganan yang tepat.
Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama bereaksi.